You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Kwigaran
Desa Kwigaran

Kec. Kesesi, Kab. Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah

Ini contoh teks berjalan. Isi dengan tulisan yang menampilkan suatu ciri atau kegiatan penting di desa anda.

Mahasiswa KKN UNDIP Mengenalkan Emosi Dasar melalui Aktivitas Bermain Edukatif di SDN Kwigaran

Administrator 14 Agustus 2026 Dibaca 17 Kali
Mahasiswa KKN UNDIP Mengenalkan Emosi Dasar melalui Aktivitas Bermain Edukatif di SDN Kwigaran

Kwigaran, Juli 2026 - Kegiatan Program Kerja Sosial Kemasyarakatan dengan tema “Psikoedukasi Sosioemosi Anak Usia Dini melalui Aktivitas Bermain Edukatif”  telah dilaksanakan pada Kamis, 23 Juli 2026 pukul 09.00 - 11.00 WIB di SD N Kwigaran, dengan sasaran siswa kelas I.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mengenalkan enam emosi dasar, yaitu senang, sedih, marah, takut, jijik, dan terkejut, kepada anak melalui aktivitas yang menyenangkan dan sesuai dengan karakteristik perkembangan mereka. Pengenalan emosi diharapkan dapat membantu anak memahami apa yang sedang mereka rasakan, mengenali ekspresi emosi, serta belajar mengekspresikan dan mengelola emosi dengan cara yang sesuai dalam berbagai situasi.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi secara interaktif. Anak-anak tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga diajak mengenali berbagai ekspresi emosi secara langsung. Misalnya, anak diminta menunjukkan seperti apa ekspresi ketika merasa senang, sedih, marah, takut, jijik, atau terkejut, kemudian mengaitkannya dengan pengalaman atau situasi yang dapat memunculkan emosi tersebut.

Selanjutnya, anak-anak mengikuti kegiatan storytelling menggunakan buku cerita yang telah dirancang berjudul “Petualangan Milo dan Moli si Dinosaurus”. Cerita tersebut digunakan sebagai media untuk membantu anak mengenali emosi melalui situasi yang dekat dengan kehidupan mereka. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan bermain peran (role play), di mana dua anak secara bergantian memerankan tokoh Milo dan Moli.

Setelah mendengarkan bagian cerita, anak-anak diajak menentukan emosi yang dirasakan oleh masing-masing tokoh. Anak kemudian memilih stiker karakter dan ekspresi emosi yang sesuai dengan situasi dalam cerita, lalu menempelkannya pada papan emosi. Aktivitas dilakukan secara bergiliran sampai cerita selesai sehingga anak dapat berlatih mengidentifikasi emosi melalui konteks yang berbeda sekaligus berpartisipasi secara aktif.

Sebagai kegiatan penutup, anak-anak melakukan aktivitas “Emotion Jar”, yaitu mewarnai gambar toples sesuai dengan kreativitas dan perasaan yang ingin mereka gambarkan. Tidak terdapat ketentuan bahwa warna tertentu harus mewakili emosi tertentu, sehingga anak bebas memilih warna dan membuat representasi sesuai dengan pengalaman atau perasaannya masing-masing. Rencana awal, beberapa anak akan diajak menceritakan alasan pemilihan warna mereka, tetapi kegiatan tersebut tidak dapat dilaksanakan karena keterbatasan waktu.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, anak memperoleh pengalaman belajar yang tidak hanya berfokus pada pengenalan nama-nama emosi, tetapi juga pada mengenali ekspresi, memahami emosi dalam suatu situasi, serta belajar mengekspresikan perasaan dengan cara yang sesuai. Penggunaan storytelling, bermain peran, papan emosi, dan aktivitas mewarnai membuat proses pembelajaran menjadi lebih interaktif dan menyenangkan bagi anak.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image