Desa Kwigaran, 25 Juli — Perkembangan teknologi digital membuka peluang baru bagi pelaku usaha untuk memasarkan produk dengan jangkauan yang lebih luas. Melihat peluang tersebut, program Sosial Kemasyarakatan KKN REGULER TIM II UNDIP yang dilaksanakan oleh mahasiswa Ekonomi Islam melaksanakan kegiatan “Optimalisasi Promosi dan Penguatan Kapasitas Usaha (Edukasi Digital Marketing, Online Shop dan Afiliasi)” bagi ibu rumah tangga di Desa Kwigaran pada Sabtu, 25 Juli, pukul 15.00–17.00 WIB.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya membantu ibu rumah tangga mengembangkan usaha agar tidak hanya bergantung pada penjualan secara door to door. Metode penjualan tersebut memiliki keterbatasan dari segi waktu, tenaga, dan jangkauan konsumen. Melalui pemanfaatan digital marketing, media sosial, online shop, dan afiliasi, ibu rumah tangga dapat mempromosikan produk dengan cara yang lebih fleksibel sekaligus menjangkau calon konsumen yang lebih luas.
Tidak hanya berupa penyampaian materi, kegiatan berlangsung secara interaktif dengan praktik langsung. Para peserta diperkenalkan pada cara membuat konten promosi sederhana, mengedit video menggunakan CapCut, memilih sound yang sesuai, serta mengenal pemanfaatan TikTok untuk promosi dan afiliasi.
Antusiasme peserta terlihat ketika beberapa ibu mulai tertarik untuk mencoba secara langsung. Bahkan, ada peserta yang dengan semangat meminta untuk diajari cara melakukan live TikTok dan menggunakan fitur afiliasi TikTok. Suasana semakin interaktif ketika para ibu mencoba mengedit video di CapCut dan bersama-sama memilih sound yang dirasa cocok untuk konten mereka.
Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital sebenarnya memiliki potensi besar untuk diterapkan dalam usaha rumah tangga. Dengan pendampingan yang sederhana dan praktik secara langsung, hal yang sebelumnya dianggap rumit menjadi lebih mudah dipahami dan dicoba.
Melalui kegiatan ini, ibu rumah tangga di Desa Kwigaran diharapkan tidak hanya mampu memproduksi dan menjual barang, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mempromosikan produk secara kreatif, memperluas jangkauan pasar, serta memanfaatkan platform digital sebagai peluang usaha tambahan.
Pada akhirnya, digitalisasi bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman, tetapi dapat menjadi langkah nyata bagi ibu rumah tangga untuk mengembangkan usaha dengan lebih efektif, fleksibel, dan berkelanjutan.